Saturday, December 22, 2012

GOA PINDUL

Begitu search Goa Pindul lewat mbah google yang keluar adalah Cave Tubing, kalau rafting atau body rafting traveler pasti udah sering denger tapi kalau cave tubing mungkin agak nggak familiar yahh, begitupun dengan kami, setelah browsingpun belum kebayang sih aktivitasnya seperti apa dan perlengkapan yang digunakan apa saja. Nah setelah kami mencoba cari informasi lagi ternyata Cave Tubing ini adalah aktivitas body rafting dan caving!  
Weekend ini kami ingin mencoba Cave tubing, lokasinya di Goa Pindul Desa Bejiharjo, Karangmojo, Yogyakarta, seperti biasa searching Tour Guide Goa Pindul lalu ketemu dengan websitenya wirawisata, sebenarnya banyak sih tour guide yang menawarkan Cave Tubing di Goa Pindul ini tapi karena yang lain sulit untuk kami hubungi jadinya kami gunakan jasa Wirawisata untuk jadi tour guide kami, kami coba menghubungi Pak Haris PIC-nya Wirawisata untuk reservasi tour Goa Pindul weekend ini.  Setelah dikasih ancer-ancer jalannya kami dijemput oleh Pak Haris untuk kemudian menuju base camp-nya wirawisata di Desa Bejiharjo.   


@Wirawisata basecamp 
Sebenarnya banyak aktivitas yang ditawarkan oleh Wirawisata tapi kami hanya ambil dua paket saja yaitu cave tubing Goa Pindul dan river tubing di Sungai Oyo, masing-masing harga tiketnya Rp25ribu untuk cave tubing dan Rp40ribu untuk river tubing harga tersebut sudah termasuk fasilitas: pemandu, life vest, ban air, sepatu air, transportasi, asuransi dan wedang jahe. Untuk traveler yang ingin membawa kamera diperbolehkan tapi untuk menjaga supaya tidak kemasukan air sebaiknya bawa tas anti air/tas plastik ya :) yang ambil foto biasanya si mas yang jadi tour guide kita ^^) oiya karena tidak boleh bawa barang berharga ada tempat penitipan barang di sini, untuk penitipan barang dikenakan charge Rp10-12ribu, pengalaman saya sih menitipkan barang disini aman meskipun tadinya agak khawatir karena ada dompet dan hp. Setelah selesai dengan barang-barang di penitipan kemudian kami dipersilakan untuk memilih sepatu air sesuai ukuran kaki, pasang life vest dan membawa ban untuk menelusuri sungai, karena aku dan kakak cewe masnya baik hati bawain ban segede gaban *yeayy* kecuali hubby ngangkut sendiri hihihihi....gua pindul ini ada sejarahnya traveler jadi jangan khawatir sepanjang perjalanan bakalan cengo karena mas tour guide-nya akan menceritakan sejarah gua pindul dari awal sampe akhir :)


Persiapan cave tubing @Goa Pindul
Awal mula menyusuri Goa Pindul
Nah traveler info mengenai Goa Pindul ini aku ceritain sedikit yah, Tubing Goa Pindul memiliki panjang 350m, lebar 5m dengan kedalaman 5-12 m, Goa aliran sungai bawah tanah memiliki 3 zona yaitu zona terang, zona remang dan zona gelap, waktu tempuhnya kurang lebih 45 menit, goa pindul ini memiliki stalagtit terbesar ke-4 didunia, didalamnya terdapat area sarang burung walet dan kelelawar, memiliki debit air yang stabil baik musim hujan maupun kemarau  sehingga aman untuk orang tua dan anak-anak, hanya saja sayangnya kami kesini pas sedang musim hujan jadi airnya keruh sekali katanya sih kalau pas musim kemarau airnya bening traveler! untuk kedalamannya 0,5-7 meter.

Zona gelap


Zona Gelap, katanya pas spot ini kalau embunnya bisa
 netes ke muka bisa bikin awet muda tapi sayangnya gak netes2 :D
Zona Remang
Zona terang
cave tubing berakhir @Goa Pindul
Sementara Sungai Oyo memiliki panjang 1500m dengan waktu tempuh 1-2 jam, sepanjang aliran sungai akan didapati batuan alami karst khas Gunung Kidul, jadi meskipun perjalanannya beresiko jangan khawatir ada asuransinya kok traveler...hehehehe...

After cave tubing
narsis after cave tubing
Persiapan River tubing @Sungai Oyo
River tubing @Sungai Oyo
River tubing @Sungai Oyo
Selesai cave tubing dan river tubing pastinya perlu mandi dooong secara airnya lagi gak bening tampak seperti kopi susu :D jangan khawatir traveler di base camp wirawisata ini disediakan beberapa kamar mandi yang lumayan bersih kok, fyi di sekitar base camp ini juga ada beberapa warung yang jual makanan, buat traveler yang laper bisa makan dulu disini, lumayan buat ganjel perut hehehe....rasanya sudah puas kami ber-cave & ber-river tubing ria hari ini waktunya kembali ke Semarang. Home sweet home.


Happy Travelling!!


WIRAWISATA GOA PINDUL
Alamat : Wirawisata Gelaran II, Bejiharjo, Karangmojo, Gunung kidul, DIY, Indonesia

Contact Person untuk pemesanan ticket masuk Group, Keluarga, Rombongan dan paket obyek wisata Goa Pindul :
  • Haris Purnawan (CEO) 085 9596 56561  PIN BB : 2639C923
  • Joko Susilo (ICT Center & Marketing) 087891906878  PIN BB : 2838DDC1
  • Budi Hardiyanto (Koordinator)  085328143888  PIN BB : 2A3E5020
Email         : wirawisatajogja@gmail.com
Facebook  : Wirawisata Goa Pindul
Twitter       : http://twitter/PINDUL_JOGJA
Blog           : www.goapindulwirawisata.com
Website     : www.goapinduljogja.com

Monday, June 6, 2011

UMBUL SIDOMUKTI

Mau Camping tapi bingung dimana? Nah buat keluarga traveler yang tinggal di Semarang atau yang sedang berlibur di Semarang nggak ada salahnya mencoba berwisata ke Umbul Sidomukti, apalagi kalau keluarga senang dengan kegiatan outbond cocok banget deh! tempat wisata di Semarang sebenarnya banyak cuma kadang-kadang kalau teman tanya di Semarang tempat wisatanya kemana aja langsung mikir lama :D *loadingnyalabreta* hihihihi...supaya inget makanya dibuatlah blog ini :)

Kawasan wisata umbul Sidomukti merupakan salah satu Wisata Alam Pegunungan di Semarang, berada di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Mengapa kami memilih lokasi ini? Karena lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kami dan selain itu Umbul sidomukti juga merupakan tempat wisata yang lengkap. Kawasan wisata ini memiliki fasiltas & Servis: Outbond Training, Adrenalin Games, Taman Renang Alam, Camping Ground, Pondok Wisata, Pondok Lesehan, serta Meeting Room. Untuk bisa menikmati keindahan alam di Umbul Sidomukti dan ber-outbond ria traveler tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam tiket masuk ke Umbul sidomukti untuk hari biasa Rp4 ribu/orang dan Rp5 ribu pada weekend, dan untuk tiket parkir mobil hanya Rp2 ribu sampai puas maen disini. Begitupun dengan wahana outbond harga tiketnya sangat terjangkau, traveler ingin mencoba marine bridge? Siapkan Rp7 ribu untuk tiketnya, Rp6 ribu untuk rapeling, dan Rp15 ribu – Rp20 ribu untuk 3x putaran ATV.

Weekend ini kami memutuskan untuk camping di Umbul Sidomukti, sempet bingung juga mau camping tapi nggak punya tenda :D tenang traveler buat yang nggak punya tenda jangan khawatir karena Umbul Sidomukti menyewakan perlengkapan tenda bahkan dalam kondisi sudah terpasang! (oiya, kalau bisa reservasi dulu untuk sewa tenda sebelum berangkat ke umbul sidomukti just in case ada rombongan anak-anak sekolah pada sewa tenda juga untuk acara outbond, traveler bisa nggak kebagian tendanya loh!) harga sewa tendanya Rp 30-35ribu, kalau traveler nggak tahan dingin menginap saja di Pondok Wisata Umbul Sidomukti ada beberapa type kamar yang tersedia, room rate-nya mulai dari Rp400 ribu-an.

Tenda hanya cukup untuk dua orang saja :D

Rebus jagung di samping tenda :)
Suasana malam camping ground Umbul Sidomukti
Sunrise @Camping Ground Umbul Sidomukti
Penampakan Pondok Wisata Umbul Sidomukti
Taman renang alam Umbul Sidomukti terletak di lereng gunung ungaran dengan ketinggian 1200 dpl, diapit jurang dikedua sisinya. Ada empat buah kolam yang bertingkat dan dapat dipilih sesuai kedalaman yang diinginkan. Airnya sangat dingin, jernih dan menyegarkan. Selain itu ditambah pula dengan beberapa sarana olahraga menantang keberanian di sisi kolam. Saya dan hubby memutuskan tidak nyebur karena airnya duingiiiinnn minta ampyun, hanya kakak sama si mbak aja yang berenang Brrrrrrrrr.....

Berenang @Kolam renang alam Umbul Sidomukti








Di Umbul Sidomukti terdapat lintasan flying fox dengan dua pilihan track, marine bridge di lembah, rapeling menuruni lembah sisi kolam, ATV, kolam renang alami dan jalur trekking. Flying fox dengan panjang lintasan 110 meter, dengan jarak ketinggian dari titik terendah lembah sekitar 70 meter. Flying fox ini menyeberangi lembah, jadi seakan berpindah dari lereng bukit ke bukit di seberang dengan bergantung pada dua utas tali dan pengaman serta helm. Tarif tiket flying fox lembah ini hanya Rp12 ribu saja, tak mahal untuk sekedar menguji keberanian. Untuk wahana flying fox kami skip *wediiiii* hehehehe. Karena semua wahana menantang adrenalin maka kami memberanikan diri untuk melintasi Marine Bridge sepertinya nggak terlalu "horor" dibanding wahana yang lain, awalnya sih nggak takut tapi begitu sampai tengah...Alamakkkkk!! kaki gemeteran mana pengennya liat kebawah terus alhasil gak nyampe-nyampe deh hehehe apalagi kakak dan si mbak diem di tempat :D yang ada kami teriak-teriak histeris berikut diketawain sama petugas marine bridge-nya *lap keringet* hubby curang dari semua wahana sampai nyemplung kolam aja nggak katanya sih tugasnya hanya mengambil dokumentasi saja *hadeuh*

Flying Fox @Umbul Sidomukti
Awal melintasi marine bridge
Kakak & Mbak histeris gak jalan-jalan :D emaknya mau balik lagi susah
Akhirnya nyampe setelah dibantu petugas *sigh*

Untuk dapat menuju kesini diperlukan driver yang handal karena selain jalan masuknya kecil, jalannya juga menanjak sehingga sulit dilalui, untuk driver yang baru bisa nyetir disarankan menjadi penumpang dan duduk manis saja yaaa :)  fyi, rombongan yang ingin kesana dengan kendaraan bus tidak dapat masuk melalui jalan ini (atau coba tanya-tanya siapa tau ada alternatif jalan lain yang lebih lebar) kami sarankan sebaiknya menggunakan kendaraan mini bus saja. Umbul Sidomukti dapat ditempuh dari arah Semarang menuju Solo, sampai menemukan pom bensin Lemah abang di sisi kiri jalan, belok kanan menuju ke arah Bandungan. Sampai di Pasar Jimbaran di sisi kiri, akan ada gang bertuliskan Umbul Sidomukti di sisi kanan. Di sepanjang jalan kecil ada beberapa papan petunjuk untuk sampai ke Taman Renang Alam Umbul Sidomukti, Desa Sidomukti, Bandungan, Semarang.

Happy Travelling!

KAWASAN WISATA UMBUL SIDOMUKTI
Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kab. Semarang, Jawa Tengah.
PT. PANORAMA AGRO SIDOMUKTI.
Nomor Telepon. 024 70128686 Fax. 024 70128787
Email : marketing@umbulsidomukti.com

Sunday, December 26, 2010

LOMBOK - BALI

Liburan Lombok-Bali kali ini kakak nggak ikut jadinya hanya aku dan hubby aja yang berangkat,  selain kakak sudah pernah ke Lombok emaknya juga lagi program dedek bayi *tring-tring*
Day-1 : kami berangkat dari bandara soetta menuju Bandara Internasional Lombok dengan menggunakan maskapai penerbangan Lion air. Destinasi kami melancong kali ini adalah Lombok dan Bali, rencananya sekitar 6 hari kami berhunimun! can wait to snorkeling, parasailing, dan makan seafood, lhooo! hehehehee..sebelum sampai Lombok kami sudah reservasi hotel di daerah senggigi, nama hotelnya Graha Senggigi, room ratenya mulai dari Rp350ribu-an, cari hotel disini agak susah karena kbanyakan ratenya pake dollar secara kami hunimun budgetnya sedikit maksa hehehe... jadinya gak cari hotel yang bagus karena pastinya juga banyakan beraktivitas di luar kamar daripada di kamarnya *gakkonsistensmprogram* :D Lombok itu terkenal dengan Pulau Seribu Masjid-nya traveler, kenapa? karena letak masjid satu dengan lainnya jaraknya deket banget dan memang jumlahnya sangat banyak mungkin karena Pulau tetangga terkenal dengan Pulau seribu Pura makanya Lombok ingin membuat hal yang sama, dan untuk kuliner traveler wajib makan masakan wajibnya yaitu Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung-nya *sadappppppppyomestiiiii* nyamnyamnyam...

soetta airport
Hotel di Senggigi
Senggigi beach
Setelah check in kami beres-beres barang bawaan, mandi trus berkeliling cari tempat untuk makan malam ada beberapa cafe di sepanjang jalan yang kami lalui dan akhirnya kami memutuskan untuk dinner di Cafe Marina. Sambil menyantap makanan yang sudah dipesan kami menikmati alunan live music di cafe ini , yang nyanyi suaranya bagus banget deh *.* karena kami sampe lombok sore jadinya gak banyak aktivitas hari ini, hanya hang out di cafe ini sampe larut malam. 
Day-2 : setelah sarapan  di hotel kami mulai menjelajah Lombok dengan berkunjung ke tempat kerajinan gerabah dan rumah adat Lombok, selain bisa melihat-lihat bagaimana pengrajin membuat gerabah, kami juga bisa melihat pengrajin yang sedang menenun kain khas lombok yaitu kain songket, harga kain songketnya bervariasi mulai dari Rp200ribuan, kalau traveler gak berminat untuk membeli kainnya bisa juga sewa untuk berfoto menggunakan pakaian adat lombok, seperti aku dengan hubby juga hanya menyewa kainnya, untuk sewa baju adatnya kami membayar Rp50ribu saja *jangan dibawa pulang loh ya!*hihihihi....

Pengrajin Gerabah
Gerabah khas Lombok
Pengrajin Kain Songket
Pengrajin Kain Songket
Toko Penjual Kain Songket
Baju Adat Lombok
Penjual Kain Songket
Rumah Adat Lombok
Dapurnya Rumah Adat Lombok
Dari Kampung rumah adat Lombok kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanjung An, sebelumnya aku udah pernah kesini dengan teman kantor dan kakak, aku bener-bener exited sama Pantai Tanjung An soalnya indaaaahhhh banget gradasi warna pantainya kerennn, di Bali belum nemu yang gradasi warna biru lautnya kek gini *lovestruck* makanya kalo ke Lombok lagi dengan hubby pengen mampir ke Tanjung An untuk hunting foto *gaya!! padahal gak jago foto juga* hehehehe...... Aku lebih suka pantai di Lombok daripada di Bali kenapa? karena sekarang Pantai di Bali kotor terutama di Pantai Kuta banyak sampah di pinggir pantainya, untung saja penjaga pantai dan orang yang menyewakan papan selancar bantu membersihkan sampah yang berada di area itu. Sayangnya di Lombok ini wisatawan mancanegara dan lokal-nya masih sedikit yang berkunjung kesini yang menjadi penyebabnya mungkin karena selain kurang tempat hiburan, akses ke Lombok juga agak ribet kalau nggak naik pesawat lagi dari Bali kita harus nyebrang pakai kapal laut, Itu makanya wisatawan lebih suka di Bali ketimbang di Lombok, selain akses perjalanannya lebih mudah tempat hiburannya pun 24hours non stop! Tapi menurut kami sebaiknya traveler jangan sampai melewatkan keindahan pantai di Lombok yang super keren ini ^^

Tanjung An Beach
Tanjung An Beach
Bule lg Sun Bathing @Tanjung An *.*
Favorite Spot @Tanjung An
Tanjung An Beach
Still @Tanjung An
Minum Es Klamud *segerrrr*
Dari Tanjung An beach kami melanjutkan perjalanan ke Taman Narmada, Taman Narmada ini merupakan salah satu pilihan Objek Wisata yang dapat dikunjungi wisatawan jika berkunjung ke Lombok, Taman Narmada berada di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Taman ini berjarak sekitar 10 kilometer sebelah timur kota Mataram, Ibukota Propinsi Nusa Tenggara Barat. Yang bisa ditempuh selama 20 menit saja. Daya tarik utama dari objek wisata Taman Narmada ini terletak pada kolam pemandiannya. Air di kolam pemandian ini berasal dari Gunung Rinjani dan dipercaya dapat membuat awet muda bagi orang yang meminum atau mandi di kolam ini traveler! itu makanya banyak wisatawan yang berendam di kolam ini sampai berjam - jam loh, bahkan ada juga yang membawa air kolam narmada ini dengan jerigen saking pengennya awet muda :D kalau kami sih hanya foto-foto saja disini nggak nyemplung ke kolam atau bawa airnya menurut kami awet muda itu udah bawaan orokkk...hahahaha *gubrak!* selain Taman Narmada traveler juga bisa menemukan Pura disini namanya Pura Kelasa atau Pura Narmada. Bentuk pura ini menyerupai punden berundak. Pura ini merupakan salah satu pura tertua di pulau Lombok. Pura Kelasa terletak di atas tebing berundak-undak, sedang di bawah lembah tebing terdapat kolam duyung dan telaga segara anak.

Area Taman Narmada
Kolam Pemandian Taman Narmada
Taman Narmada
Pura Kelasa @Taman Narmada

Day-3: setelah kemaren puas jalan-jalan ke rumah adat, Tanjung an dan Taman Narmada hari ini kami akan snorkeling ke Gili Trawangan, karena nggak ada temen rombongan untuk snorkeling jadinya kami sewa kapal sendiri tarifnya Rp200ribu/pp, sewa alat snorkelingnya Rp30ribu/org. Selesai bersnorkeling ria kami berkeliling Gili Trawangan dengan bersepeda, sewa tarif sepeda disini Rp30ribu-an traveler!
Gili Trawangan
Snorkeling @Gili Trawangan
Snorkeling @Gili Trawangan
Sepedaan @Gili Trawangan
Hari ini terakhir kami berada di Lombok, setelah berkeliling-keliling di  Gili Trawangan kami harus ke Bandara untuk melanjutkan perjalanan menuju Bali *cihuyyy*. Ada yang menarik dalam perjalanan kami ke Bandara, supir taxi yang kami tumpangi sempet cerita-cerita, dia bilang di Lombok ini ada pulau yang khusus buat hunimun bahkan wisatawan ada yang bener-bener naked di pulau itu dan katanya aman *.* kalau dia aja tau berarti udah nggak aman lagi doong yaaaa...hahahaha....hati-hati ya traveler! Perjalanan dari Lombok menuju Denpasar membutuhkan waktu tempuh 45 menit saja kalau tidak delay :D untungnya pesawat kami tepat waktu. Sampai di Bali langsung check in di Sidoi Hotel, penginapannya blusuk-blusukan ke gang kecil tapi meskipun hotel ini bukan hotel berbintang ada kolam renangnya selain itu pelayannya juga ramah-ramah dan menurut kami hotel ini cukup cozy :) gak mau buang-buang waktu kami langsung berkeliling lagi menuju Kuta untuk makan malam di Warung Made, warung ini memang gak pernah sepi rameee terusss padahal menurut aku sih makanannya selain mahal juga rasanya so-so! 
Day-4 : setelah sarapan kami rencananya cari tempat rental mobil, kata pegawai hotel di depan hotel ini ada tempat rental mobil, akhirnya kami sewa mobil karimun untuk keliling bali tarifnya Rp125ribu/day. Hari ini destinasinya ke Kintanmani. Salah satu objek wisata di Kintamani adalah Gunung Batur yang merupakan gunung tertinggi kedua di Bali setelah Gunung Agung. Gunung yang merupakan salah satu gunung berapi aktif di Indonesia ini memiliki kaldera yang dianggap sebagai salah satu kaldera terbesar dan terindah di dunia. di Kintamani ini udaranya duingiiin dan suejukkkk banged, Puas menikmati pemandangan Gunung Batur, sesuai agenda kami harus melanjutkan perjalanan ke Ubud untuk makan siang di Bebek bengil, rasa bebek goreng dan sambalnya beuhhh tiada duanya traveler! untuk bebek se-enak ini harganya reasonable banget :D takut kelewatan sunset di tanah lot setelah selesai makan siang kami langsung menuju kesana karena jarak dari ubud ke tanah lot lumayan jauh. Sambil nunggu sunset-nya kami minum es klamud dan narsis tentunya *.*

@Kintamani
@Kintamani
Begor @Bebek Bengil, Ubud
@Bebek Bengil, Ubud
waiting sunset @Tanah Lot
Narsis @Tanah Lot
Sunset @Tanah Lot
Day 5 : Next Destination Tanjung Benoa Watersports, tadinya cuma numpang lewat aja tapi diliat-liat kok keknya asik juga main parasailing, akhirnya aku dan hubby nekat coba dan ternyata seruuuuu :) tarif parasailing ini Rp65ribu/org untuk satu putaran durasinya 5 menit,  sementara tarif Jet ski Rp130ribu/org durasinya 15 menit (include: guide terlatih, asuransi, life jacket, shower, handuk)

@Tanjung Benoa
Parasailing @Tanjung Benoa
Hubby Parasailing @Tanjung Benoa 
Jet ski @Tanjung Benoa
Selesai seru-seruan di Tanjung Benoa perjalanan masih dilanjutkan ke Garuda Wisnu Kencana (GWK), disini selain hunting foto lagi kami menikmati pertunjukkan Tari Kecak yang selalu ada setiap sore pukul 18.00 WITA. Fyi,  GWK dibuka dari mulai pukul 08.00-22.00 WITA, dengan membayar tiket masuk Rp30ribu traveler sudah bisa berkeliling-keliling di GWK ini plus menonton pertunjukan tarian kecak-nya, live! karena waktu pertunjukkan masih lama akhirnya kami memutuskan untuk ke Dreamland beach dulu ^.^ pantai ini masih bersih traveler, itu makanya banyak sekali bule yang berenang, berjemur dan berselancar disini. Selesai main air kami kembali ke GWK untuk nonton pertunjukan Tari kecak, pertunjukannya keren banget karena diiringi dengan gamelan khas bali. Selesai menonton pertunjukan Tari Kecak, kami dinner di Menega Cafe Jimbaran perjalanan gak terlalu jauh, hanya saja karena gak bawa gps jadinya sempet nyasar-nyasar deh :D sebenernya masuknya udah late dinner soalnya nyampe tkp jam 20.00 WITA, langsung pilih seafood yang mau dimasak, kami pesan seafood-nya kek orang kalap traveler! hihihii... Fyi, Lobster, Cumi, Kepiting dan Kerang-nya Fresh alias masih idup tinggal pilih, timbang, bilang mau dimasak apa siap disajikan di meja berikut kangkung belacan dan es klamud lagihh *nyamnyamnyam*

@GWK
@GWK
@Dreamland Beach
@Dreamland Beach
@Dreamland Beach
 @Dreamland Beach
Pertunjukan Tari Kecak @GWK
Pertunjukan Tari Kecak @GWK
Dinner @Jimbaran Bali
Day-6 : Hari ini terakhir berhunimun, sebelum pulang kami jalan-jalan dulu di pantai Kuta pengen liat sunsetnya sambil beli oleh-oleh Kaos barong, di sepanjang jalan kuta banyak sekali yang jual harganya bervariasi mulai dari Rp20-30ribu, traveler harus pinter-pinter nawar ya :)

Sunset @ Kuta Beach, Bali
Liburannya sudah selesai, kami harus segera pulang dan beraktivitas kembali, sayonara Lombok dan Bali !!! kami akan kembali lagiiiii :)

Happy Travelling!!!




Sidoi Hotel
Address : Jalan Benesari Kuta, Bali
Telephone : (0361) 750675

Made's Warung
Br. Pande Mas, Kuta, Bali 80361, Indonesia, Ph.(+62361) 755297

Kintamani
Kintamani, Bali, Indonesia, Koordinat GPS: S8°15'29.01" E115°19'42.92"

Bebek Bengil
Jl. Hanoman, Padang Tegal, Ubud, Bali
Ph.(+62361) 975489 

Tanjung Benoa Watersports

Jl. Pegending Permai, Dalung Kuta Bali 80361
Ph. (+62361) 2786524

Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Jl. Raya Uluwatu, Jimbaran, Bali , Ph. (+62361) 703603
Koordinat GPS: S08 48 27.2 E115 09 51.8

Menega Cafe Jimbaran
Jl. Four Seasons Hotel Muaya beach, Jimbaran Ph. (+62361) 705888